Siapa yang tidak tahu daun alang-alang, di negara yang sejuk dan berdataran tinggi masih dapat menemukan daun ini tumbuh liar di sekitar pohon-pohon, padang rumput atau pada pinggir jalan, Menurut Hembing (2008) daun alang-alang merupakan tumbuhan gulma, merumput dengan tunas yang merambat di dalam tanah dan menjalar.
Penelitian yang di lakukan oleh Damayati (2018) Mengemukakan bahwa metabolit yang telah ditemukan pada akar alang-alang terdiri dari arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, ß-sitosterol, skopoletin, skopolin, p-hidroksibenzaladehida, katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenat, asam p-kumarat, asam neoklorogenat, asam asetat, asam oksalat, asam d-malat, asam sitrat, potassium (0,75% dari berat kering), sejumlah besar kalsium dan 5-hidroksitriptamin.
Dan dalam penelitian Ayeni dan Yahya (2010) daun alang-alang dapat di gunakan untuk mengobati diare, sakit kepala, penyakit kulit dan saluran usus karna memiliki kandungan senyawa fitokimia. selain hal itu juga dapat di gunakan untuk pestisida, isektisida dan herbisida dalam pertanian.
Oleh Adina (2012) berikut adalah manfaat yang terkandung dalam akar alang-alang
1. dapat mencegak pembekuan darah pada penderita infrak jantung
2. dapat mempelancar sirkulasi darah 3. dapat menghambar penyempitan pembuluh darah besar (arota) 4. dapat menurunkan panas, menghentikan pendarahan, menghiangkan haus dan diuretik.
Itulah sedikit pemahasan manfaat daun alang-alang yang sudah di bahas oleh para ahli, dari hal ini kita mengetahui bahwa daun alang-alang bukan hanya tumbuhan biasa saja tetapi bisa di manfaatkan sebagai obat.
No comments:
Post a Comment